Roh Kudus yang Menguatkan

@Ibadah Umum 1, 15 Juni 2014
Kisah Para Rasul 1:8

Janji dalam ayat tersebut diberikan oleh Yesus Kristus sebelum Ia terangkat ke surga. Hal yang menarik dari ayat tersebut adalah kita menjadi saksi ketika Roh Kudus turun atas kita. Seseorang yang tidak mengalami kehadiran Roh Kudus dalam hidupnya tentu aan merasa yatim piatu di dalam perjalanan rohaninya. Salah satu karya Roh Kudus adalah menguatkan kita.

Pertanyaannya adalah mengapa kita perlu di kuatkan oleh Roh Kudus?

1. Supaya kita mengalami transformasi hidup. Murid-murid berada dalam kegelisahan sekalipun mereka telah melihat kebangkitan Yesus. Dalam Yohanes 20:21-22 memberikan suatu gambaran kecil bahwa murid-murid yang berada dalam kegelisahan dan ketakutan mengalami perubahan dalam hidupnya setelah mereka dihembusi oleh Roh Kudus. Dengan kuasa-Nya kita dapat mengalami perubahan hidup. Hidup kita telah rusak dan dijerat di dalam segala keinginan dosa dan segala perbuatan daging. Roh Kudus menopang kita untuk mengalahkan keinginan-keinginn dunia. Ia ingin mengubahkan pikiran , keinginan, sikap ibadah kita, dan seluruh aspek kehidupan kita sehingga kita mnjadi orang yang tergerak untuk mengampuni orang lain, bekerja dengan sungguh-sungguh, menjalani hidup dengan maksimal. Ketika kita merasa mampu melakukan segala sesuatu dengan kekuatan kita maka sesungguhnya kita menyangkali karya-Nya dalam hidup kita.

2. Supaya kita dapat menjadi saksi dan melayani-Nya. Banyak gereja takut tidak ada orang yang dapat melayani atau bahkan cocok menjadi majelis gereja. Disinilah kita harus merefleksi kehidupan rohani dari jemaat gereja apakah memiliki Roh Kudus atau tidak. Di dalam catatan Alkitab kita melihat bahwa orang-orang yang tidak terpelajar sekalipun dapat menjadi pelayan yang luar biasa ketika mereka mengalami kehadiran Roh Kudus. Janji yang dinyatakan dalm Kis.1:8 ini diberikan kepada para murid Tuhan agar mereka dapat menjadi saksi dan pelayan-Nya yang aktif dan produktif.

3. Supaya kita dapat menanggung konsekuensi dari kesaksian kita. Pada saat kita bersaksi tentang Tuhan, kita seringkali diperhadapkan suatu konsekuensi yang tak terhindarkan yaitu penderitaan. Kita telah banyak kesaksian tentang orang-orang yang menderita pada saat melayani Tuhan. Namun herannya adalah mereka tetap melayani bahkan semakin giat sekalipun mengalami penderitaan tersebut. Koq bisa? Satu-satunya jawaban adalah Roh Kudus yang menguatkan. Kesaksian seharusnya sesuatu yang mudah karena hal tersebut merupakan suatu cerita yang original dari diri kita sendiri karena mengalami kuasa Roh Kudus secara pribadi.

 

Ringkasan Khotbah: Ev. Yance Riung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s