Ciri Kerohanian Yang Sehat

Ringkasan khotbah GKT Bethany Pusat, 17 Januari 2016

Ls. Siau Nie

Kolose 2:6-7

Seringkali kita mengukur kerohanian seseorang dari berapa lama ia jadi orang Kristen dan keaktiftannya dalam melayani. Padahal bukan itu. Apa yang menjadi ciri kerohanian yang sehat? Apakah karna aktif melayani, kelihatan bahagia dan tenang dalam menghadapi persoalan dapat dikatakan itulah orang yang rohani. Kedewasaan rohani berbicara tentang bagaimana relasi kita dengan Allah dan bagimana kita membangun relasi itu di hadapan Tuhan.

Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari yaitu Paulus ingin jemaat kolose dan kita semua
1. Sadar akan status kita yang baru di hadapan Allah. Kita adalah manusia berdosa tapi karna anugrah Allah, kita mendapatkan keselamatan di dalam Tuhan Yesus. Ayat 6 ditunjukkan dengan kata “Menerima Kristus Yesus Tuhan kita” ini menunjukkan status yang baru yaitu bahwa kita adalah milik dan dimiliki Allah yang adalah Tuhan dan penebus kita,kita milik Tuhan. Status itu membawa sebuah relasi yang baru maka Paulus berkata hendaklah “hidupmu tetap di dalam Dia.” status yang kita miliki adalah anugrah Allah, orang yang berdosa boleh menjadi milik Allah itu adalah anugrah Allah. Meresponi anugrah Allah itu dengan tetap hidup didalamnya, membangun Relasi dengan Allah.
2. Hidup dalam status yang baru. ada beberapa gambaran yang indah
– “Berakar “.Gambaran sebuah pohon yang memiliki akar demikianlah hendaklah setiap orang Kristen memiliki akar iman yang kuat yang diletakan pada Yesus
– Dibangun mengambil gambar seperti sebuah bangunan. Hidup orang Kristen harus memiliki fondasi iman yang kuat dan terus mau dibangun diatas dasar iman Kristen. Membangun hubungan dengan Allah melalui komunikasi doa dan membaca Firman.
– bertambah teguh dalam iman. Digambarkan seperti sebuah meterai bertambah sah dan kuat karna ada legalitas hukum.
– Hatimu melimpah seperti gelas anggur yang melimpah ruah, demikianlah hidup orang yang tetap di dalam Tuhan ia akan memiliki hati yang melimpah. Orang yang hidup dalam status sebagai milik Allah akan berusaha membangun relasi dengan Allah sesuai dengan apa yang Allah inginkan

Akhirnya Ciri Rohani yang sehat adalah
1. memiliki relasi pribadi dengan Tuhan Yesus, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat bukan hanya itu tapi memiliki relasi yang erat denganNya.
2. Relasi yang intim itu membawa perubahan dalam hidup kita, semakin menjauhi dosa dan hal yang dibenci Allah, mengalami perubahan pola pikir, pola emosi dan tingkah laku seperti yang Allah.
3. perubahan diri yang menjadi berkat itu pada akhirnya membuat nama Tuhan yang dimuliakan

Ada beberapa Pertanyaan yang bisa menjadi renungan untuk mengukur apakah kerohanian kita sudah sehat .Sudah berapa lama jadi anak Tuhan?
1. Apakah Allah berarti bagiku ?
2. Bagaimana hubunganku dengan Allah? Sebatas basa basi atau ada kerinduan dalam hati untuk mengenalnya?
3. Apakah pola pikirku, pola emosi dan tingkah laku sesuai keinginan Allah ?apakah aku tetap melakukan dosa yang sama?
4. Apakah hidupku menjadi berkat bagi keluarga dan orang-orang terdekatku?
5. Apakah hidupku berarti???

-=-=-=-=-=-=

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s