Membangun Komunikasi Yang Sehat Dalam Keluarga

Ringkasan Khotbah GKT Bethany Pusat, 20 September 2015

Pdt. Sia Kok Sin

Kolose 3: 18-21

Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti ‘sama’. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana komunikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan.

Dalam bagian Alkitab yang kita baca tidak membahas langsung tentang komunikasi, tetapi lebih pada sikap satu dengan yang lain. Antara suami dan istri seharusnya ada hormat dan kasih, antara orang tua dan anak ada saling menghormati dan tidak melukai.

Beberapa hambatan yang ada dalam membangun komunikasi yang sehat:

  1. Beda Gender
  2. Beda Generasi
  3. Beda Sifat

Bagaimana membangun Komunikasi?

Komunikasi terdiri dari Verbal (Perkataan) dan non-Verbal (Bahasa Tubuh) oleh karena itu:

  1. Ungkapkan dengan jelas apa pendapat, perasaan, kemauan kita.
  2. Mendengarkan sebelum memberikan jawaban atau respon (Amsal 10: 19)
  3. Berkomunikasi dengan isi dan waktu yang tepat (Amsal 25: 11)

Mari kita berkomunikasi dengan penuh hormat dan kasih.

-=-=-=-=-=-=-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s