Jumat, 30 SEPTEMBER 2016; AMSAL 16

Amsal pasal 16 ini dibuka dengan pengajaran mengenai kedaulatan Allah. Manusia boleh merencanakan jalannya sendiri, namun pada akhirnya Allahlah yang menentukannya. Ini bukan berarti manusia tidak perlu merencanakan apapun (fatalis), melainkan ia harus belajar berserah pada kedaulatan Allah (3). Kedaulatan Allah bahkan mencakup hal-hal yang sulit untuk dipahami misalnya keberadaan orang fasik (4). Namun Allah tentu punya maksud tersendiri ketika menjadikan segala sesuatu ada di dunia ini. 


Kata Allah muncul 9 kali di ayat 1-11, raja muncul 5 kali di ayat 10-15. Keunikan posisi raja di sini dikaitkan dalam konteks pemerintahan Allah di dunia. Seperti Allah, seorang raja memiliki kuasa yang besar dalam perkataan dan perbuatan. Ia juga bertanggung jawab untuk memerintah dengan adil dan benar. Dikaitkan dengan kedaulatan Allah, pemerintahan raja tidak berada di luar kedaulatan-Nya. Seorang raja harus tetap menyadari bahwa ia sendiri berada di bawah pemerintahan Allah yang Mahakuasa. Pengertian demikian akan menghindarkan dia dari berlaku fasik (12). Sekalipun kekuasaan raja besar, namun orang bijak melampauinya (14). Seorang raja sendiri perlu dikendalikan oleh hikmat yang dari Allah. Dengan demikian wajahnya memancarkan cahaya kehidupan dan kebaikan (15). 

Itu sebabnya pengejaran hikmat merupakan hal yang terpenting (16). Tanpa hikmat, seorang yang dipercayakan kuasa serta posisi yang tinggi dalam masyarakat akan mencelakakan orang-orang di sekelilingnya. Hikmat bukan saja lebih berharga daripada kekuasaan yang besar, melainkan juga lebih berharga daripada segala harta kekayaan. Hidup berhikmat artinya menjauhi kejahatan (17). Kejujuran adalah jalan hikmat. Jalan hikmat tidak hanya menyelamatkan orang lain, tetapi juga diri sendiri (17). 


Sebaliknya salah satu sikap hidup yang tidak bijaksana adalah kecongkakan (18). Kecongkakan dapat muncul bila orang menilai diri terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya. Berbeda dengan orang yang rendah hati. Ia mau berkawan dengan orang lain tanpa memandang status ekonomi, dsb (19). Kerendahan hati yang dimaksudkan adalah tidak mengandalkan kekuatan dan pengertian sendiri, melainkan memperhatikan firman Tuhan dan percaya kepada Dia. Orang semacam itu memiliki pengertian yang sejati dari Tuhan, bahkan ia dapat meyakinkan orang dengan pengertiannya yang benar (21). Itulah hikmat, yang dapat dimiliki oleh orang yang bertumbuh dewasa di dalam Tuhan (22). Hikmat yang sejati memampukan orang untuk memiliki jalan yang benar (25). 


Hikmat juga tampak melalui perkataan. Orang berhikmat tidak akan menggunakan Kata-kata yang bersifat menyerang atau memfitnah orang lain (27-28). Orang yang berhikmat tentu akan tahu juga kapan waktu untuk berbicara dan kapan waktu untuk berdiam diri. Karena ada saat yang membuat diam justru merupakan kejahatan (30). Tentu kita tidak ingin menjadi orang bebal, maka pilihlah hikmat dan hiduplah berdasarkan hikmat Tuhan itu! Dengan demikian kehidupan Anda akan digerakkan oleh hikmat yang menghasilkan damai sejahtera itu. 

Renungkan: Ayat berapa yang paling memberkati saudara? Apa maknanya bagi hidup saudara? Apa yang harus saudara lakukan? 

POKOK DOA :

a). Panitia pembangunan, finishing pembangunan, dana yang di butuhkan dan panitia peresmian gedung gereja serta acara presmian gedung. 

b). Doakan untuk keamanan bangsa dan Negara Indonesia khususnya dalam mengatasi gerakan radikalisme dan terorisme. 

c). Doakan untuk gereja-gereja Tuhan agar terus mengajarkan ajaran Firman Tuhan yang benar di tengah-tengah tantangan jaman saat ini . 

d). Doakan Keluarga-keluarga Kristen agar menjadi keluarga yang sehat dan takut akan Tuhan  sehingga menghasilkan generasi yang hidup di dalam jalan Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s